Latest Movie :
Postingan Hari ini

Dual Boot FreeBSD dan Windows 7

Dual boot Windows 7 and FreeBSD 9.0





 In this tutorial i am going to teach you how to dual boot Windows 7 and FreeBSD 9.0
Step 1:
Install Windows 7 (MBR), make 3 NTFS partitions (System Reserved, Win7 and DATA) and leave some unallocated space (we’ll install FreeBSD there).
tonton video nya disini :










Step 2:
Insert the FreeBSD installation CD and boot it (press ENTER or wait 8 seconds).
Step 3:
a) Click Install after booting the FreeBSD CD.
b) Keymap Selection: No
c) Set a Hostname for your machine (whatever you want, you can ask your network administrator what to put here)
d) When you are selecting optional components, untick games and tick ports and hit Enter
Step 4:
Select manual partitioning
a) Select the parent partition (ada0) and click create

b) For size type the total intended size of all your FreeBSD slices, including Swap space (that’s the size of the unallocated space that we made before).
Hit ENTER to create your FreeBSD MBR partition.
c) Now select the new FreeBSD MBR partition (in my case it’s ada0s4), hit enter and create the first slice – the root slice (make sure that your first slice is the root slice, or FreeBSD won’t boot).
For type enter “freebsd-ufs”, for mountpoint enter “/” and for size enter the desired size for FreeBSD (make sure you leave 2GB free for your swap partition).
Hit enter, and you will see that you’ve created your root slice ada0s4a
c) Select the FreeBSD MBR partition ada0s4 again, create the swap slice – for type enter freebsd-swap, size 2039MB (2GB).

Hit enter, and you will see that you’ve created your swap slice ada0s4b.
Click finish and Commit changes. Now wait the distribution files to extract.
Step 5:
Now FreeBSD will ask you to set up a root password, so enter what you want your root password to be and remember it!
After this is done, you’ll need to configure your network interface, so i suggest you to read the FreeBSD handbook.
Step 6:
-Set the clock and your location
-Configure startup (boot) services – make sure sshd is ticked and tick moused, then hit enter.
-FreeBSD will ask you do you want to enable crash dumps, select No here and hit ENTER.
Step 7:
Add user accounts – follow the settings from the picture below, then type in yes hit enter, type in no and hit enter again.
Step 8:
Select EXIT then click ENTER.
-Now click yes to open a shell.
Type in:
======================
su
boot0cfg -B ada0
reboot now
=======================
Now everytime you start your computer, you will be asked what OS you want to boot Win7(F1) or FreeBSD(F4).
Now enjoy using your Win & BSD BOX! :D

Sharing File dengan samba di FreeBSD

File Sharing dengan SAMBA pada FreeBSD


        File sharing dengan SAMBA di FreeBSD
Pertama-tama install samba yang terdapat pada direktori
/usr/ports/net/samba3
Kemudian ketikkan make install clean, apabila keluar pilihan-pilihan yang
bisa diubah, biarkan saja apa adanya :)
Untuk melakukan konfigurasi kita harus merubah nama file
/usr/local/etc/smb.conf.default menjadi /usr/local/etc/smb.conf
Kemudian bukalah file smb.conf tersebut. Untuk membuat samba server yang
bisa diakses oleh publik sekaligus user tertentu, kita harus mengubah
bagian share definitions. Isilah bagian tersebut hingga menjadi seperti
dibawah ini :
# ========================== Share Definitions ==========================
# Bagian ini disetting supaya setiap user yang ada pada sistem bisa #
mengakses samba. Awalnya seperti ini :
[homes]
comment = Homes Directories
browseable = no
writable = yes
# Mari kita rubah menjadi:
[homes]
comment = Home directory for %u on %h
browseable = no
writable = yes
path = /usr/home/%u/Docs
valid users = %S
# Sekarang mari kita melakukan konfigurasi supaya user yang tidak terdaftar
#pada sistem bisa mengkases samba. Caranya rubah bagian [public] menjadi :
#Direktori publik yang bisa diakses oleh siapa saja.
[public]
comment = %h Shared Public Directory
path = /usr/home/samba/public
force directory mode = 0777
force create mode = 0777
force group = nobody
force user = nobody
public = yes
writeable = yes
read only = no
Selesailah konfigurasi samba server untuk user publik dan private. Tinggal kita restart sistem kita supaya konfigurasi ini berefek.

Dns Di FreeBSD

Membuat DNS server dengan FreeBSD

kali ini ane mo share gimana caranya bikin DNS server di server FreeBSD. ane dpet pngalaman ini pas skolah dulu,pas dapet tugas bikin DNS pake FreeBSD.
nah.. kmaren tu ada adek kelas ane yg nanyain gimana caranya, yaudah ane bikinin tutornya. kali aja ada yg lg butuh juga buat tugas.
langsung ke tkp aja deh.. Tkp


STEP 1
masuk ke direktori /etc/namedb/ dg perintah:
# cd /etc/namedb/
trus kita liat isinya dg perintah ls, disana ada bbrpa file. yg akan kita konfigurasi adalah file named.conf
(biasakan sbelum mengedit file, kita buat file backupnya) kita copy file named.conf
# cp named.conf named.conf.bak
skrng kita cek lg, dg perintah ls. file named.conf.bak uda ada.

[Image: 1_zps70c6d226.png]

STEP 2
kita edit file named.conf dg perintah:
# edit named.conf
cari baris ini -> zone "example.net" { (kira2 letaknya ada dibagian bawah) trus kita edit jd bgini:

[Image: 2_zps9fc9725b.png]
untuk zone yg bagian atas:
hanivinside.net <- nama domain
type nya master
trus kita buat file database domain nya dg nama db.domain yg terletak di direktori master

untuk zone yg kedua:
10.10.10.in-addr.arpa <- isi sesuai IP kita. (ditulis secara terbalik, IP ane 10.10.10.1 ditulis 10.10.10 -> untuk angka 1 nya ga usah dimasukin, angka 1 itu ntar ada gunanya di file database domain)
type master
trus kita buat file database domain lg dg nama db.hanivinside yg terletak di direktori master
klo udah di edit, save ! (ESC>ENTER>ENTER)


STEP 3
slanjutnya kita lakukan perintah:
# sh make-localhost
trus lanjut, masuk dierktori master -> # cd master
liat isinya, ->ketik ls. ada dua file, yaitu localhost-v6.rev dan localhost.rev
skrng buat backupnya dulu. yaitu bakcup file localhost.rev , soalnya file ini yg akan kita edit.
# cp localhost.rev db.hanivinside
klo udah, edit file ini, kita konfigurasikan dr IP ke nameserver.
# edit db.hanivinside

[Image: 3_zpsc5417915.png]
trus edit jadi kaya gini

[Image: 4_zpsd9d65dc6.png]
klo udah save. (ESC>ENTER>ENTER)

STEP 4
next. kita copy file db.hanivinside jadi jd db.domain
# cp db.hanivinside db.domain
trus kita edit file db.domain
# edit.domain
untuk file ini, kita rubah. kita balik konfigurasinya dr nameserver ke IP.

[Image: 5_zpsdd69f3ec.png]
klo udah save (ESC>ENTER>ENTER)
*inget, distiap pengeditan kita msti teliti. salah ktik sdikit aja bisa bkin dns kita gagal. klo pengalaman ane, ane kurang ngasi tanda titik lah, trus ada spasi yg kbnyakan lah. pokoknya msti teliti pas editnya.

STEP 5
skrng saatnya kita aktifin domain name servernya. kita masukin ke rc.conf
caranya, edit file rc.conf
# edit /etc/rc.conf
tambahkan ini di baris paling akhir
Code:
named_enable="YES"


[Image: 6_zps52a2c2ca.png]

klo udah save ! (ESC>ENTER>ENTER)

STEP 6
selesai. kita restart komputernya.
# reboot



Quote:skrng kita cek, apakah port untuk DNS kita uda terbuka, ketik perintah:
# netstat -na

[Image: 7_zpsaa92fe7d.png]
port DNS yaitu port 53
kita lihat.. ip kita td 10.10.10.1 udah ada disitu. brarti port DNS nya uda kebuka.

kita cek lg apakah domain name server kita uda jalan ato engga. dg perintah nslookup
# nslookup
muncul tanda ">" lalu ketik domain kita td
> hanivinside.net

[Image: 8_zpse8baea31.png]

kita coba bolak balik dg mengetikkan IPnya
> 10.10.10.1

[Image: 9_zpse130dd03.png]

kita coba lg dg ngetikin www
> www

[Image: 10_zps706aefe4.png]

klo ga ada pesan error dr ktiga perintah percobaan diatas. brarti DNS server kita berhasil.

Ftp di FreeBSD

Install Pure FTPd di FreeBSD serta setting FTP Web Klien





== Proses Install Pure-FTPd ==
sebelum install anda silahkan update terlebih dahulu FreeBSD anda dengan menjalankan perintah berikut

Code:
angga# portsnap fetch update
angga# portsnap extract
kemudian anda melakukan installasi dengan menjalankan perintah berikut
Code:
angga# cd /usr/ports/ftp/pure-ftpd
angga# make config
akan tampak seperti gambar berikut ini



kemudian pilih opsesi yang anda inginkan sesuai kebutuhan anda, untuk memilih dengan menekan tombol "SPASI" jika sudah selesai silahkan tekan "ENTER"


dan memulai install dengan menjalankan perintah berikut
Code:
angga# make install clean
tunggu sampai proses install selesai, kemudian melalukan setingan Pure-FTPd dengan menjalankan perintah berikut
Code:
angga# cd /usr/local/etc
angga# cp pure-ftpd.conf.sample pure-ftpd.conf
angga# chmod 644 pure-ftpd.conf
setting sesuai kebutuhan, untuk mengedit file anda dapat menjalankan perintah berikut
Code:
angga# nano pure-ftpd.conf
lakukan edit pada baris berikut ini:
Code:
VerboseLog yes
PureDB /usr/local/etc/pureftpd.pdb
CreateHomeDir yes
kemudian menjalankan perintah berikut
Code:
angga# pure-pwconvert >> /usr/local/etc/pureftpd.passwd
angga# chmod 600 /usr/local/etc/pureftpd.passwd
angga# pure-pw mkdb
Untuk menambah user ke database Pure-FTPd virtual secara manual, anda perlu membuat sistem tingkat akun yang akan terkait dengan pengguna virtual, Berikut contoh saya menggunakan tingkat user "virtualftp" sebagai tingkat sistem user:
Code:
angga# pw useradd virtualftp -s /sbin/nologin -w no -d /home/virtualftp/ -c "FTP only user" -m
untuk membuat user ftp vrtual terkait dengan sistem user "virtualftp", contoh dengan menjalankan perintah berikut:
Code:
angga# pure-pw useradd angga  -u virtualftp -g virtualftp -d /home/virtualftp/angga
kemudian update settingan Pure-FTPd anda dengan menjalankan perintah berikut:
Code:
angga# pure-pw mkdb
kemudian tambahan startup agar waktu booting Pure-FTPd akan berjalan tanpa anda harus start manual
Code:
angga# echo 'pureftpd_enable="YES"' >> /etc/rc.conf
kemudian start service Pure-FTPd anda
Code:
angga# /usr/local/etc/rc.d/pure-ftpd start
proses installasi Pure-FTPd selesai silahkan lakukan testing,,,


untuk membuat remote Pure-FTPd anda melalui web anda dapat menggunakan script open source.. sebagai contoh saya menggunakan net2ftp
untuk download dan panduan installnya anda dapat baca di artikel berikut
http://www.net2ftp.com/homepage/installation.html
ikuti tahap installasi step by step...
dan hasilnya akan tampak seperti ini





anda tinggal mengedit themenya sesuai keinganan anda..
semoga bermanfaat.

Squid proxy server di FreeBSD

Cara install Squid Proxy Server Di OS FreeBSD


Jika sebelumnya kita telah mensetup squid proxy server di ubuntu, sekarang kita akan setup squidnya di FreeBSD, mungkin di FreeBSD ini nantinya akan sedikit lebih panjang untuk prosesnya, bagi yang masih belum mengerti apa itu proxy server, bisa membacanya di artikel sebelumnya.

Requitment :
Fresh Install FreeBSD
Update port
Favorite editor

Baiklah mari kita mulai untuk proses intall Squidnya, tapi sebelum memulai berikut saya tampilkan list partisi pada OS FreeBSD saya :
512M    /
512M    /tmp
1024M   swap
5G      /var
15G     /usr
~58G    /squidcache
Lebih baiknya untuk cache nya di letakkan di hardisk tambahan, ini akan membuat kinerjanya jadi lebih baik jika di arahkan kepada hardisk yang memiliki kecepatan tinggi, mungkin meletakkannya di multiple RAID yang telah di konfik dengan SCSI disk.
Lanjut keproses pemilihan ports squid
# cd /usr/ports/www/squid
# make install clean
Pada saat install berlanjut kita akan diminta untuk memilih beberapa option yang harus di checklist, saya menambahkan SQUID_LARGEFILE untuk di checklist. kemudian tunggu beberapa proses hingga install nya selesai,

Konfigurasi
# cd /usr/local/etc/squid/
# echo 'squid_enable="YES"' >> /etc/rc.conf
jika tidak ada file squid.conf nya copy dari default file nya,
# cp squid.conf.default squid.conf
Buka file squid.conf nya pastikan isi dari file tersebut kurang lebih seperti ini
######CONFIG START
http_port 3128
hierarchy_stoplist cgi-bin ?
acl QUERY urlpath_regex cgi-bin ?
no_cache deny QUERY
cache_mem 8 MB
maximum_object_size 50960 KB
maximum_object_size_in_memory 16 KB
cache_dir diskd /squidcache/squid/cache 80000 16 256
cache_access_log /var/log/squid/access.log
cache_log none
cache_store_log none
pid_filename /var/run/squid.pid
hosts_file /etc/hosts
auth_param basic children 5
auth_param basic realm Squid proxy-caching web server
auth_param basic credentialsttl 2 hours
auth_param basic casesensitive off
refresh_pattern ^ftp: 1440 20% 10080
refresh_pattern ^gopher: 1440 0% 1440
refresh_pattern . 0 20% 10080
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
acl manager proto cache_object
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
acl SSL_ports port 443 563
acl Safe_ports port 80 # http
acl Safe_ports port 8080 #also http
acl Safe_ports port 21 # ftp
acl Safe_ports port 443 563 # https, snews
acl Safe_ports port 70 # gopher
acl Safe_ports port 210 # wais
acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports
acl Safe_ports port 280 # http-mgmt
acl Safe_ports port 488 # gss-http
acl Safe_ports port 591 # filemaker
acl Safe_ports port 777 # multiling http
acl CONNECT method CONNECT
acl blacklist dstdomain "/usr/local/etc/squid/blacklist.txt"
http_access deny blacklist
http_access allow manager
http_access deny !Safe_ports
http_access deny CONNECT !SSL_ports
#change below 10.0.1.0/24 to what matches your LAN IP address space
acl our_networks src 10.0.1.0/24
http_access allow our_networks
http_access allow localhost
http_access deny all
http_reply_access allow all
icp_access allow all
cache_mgr you@somedomain.com
cache_effective_user squid
visible_hostname proxy.yourdomain.com
cachemgr_passwd secret all
coredump_dir /squidcache/coredump
######CONFIG END

Save jika anda melakukan perubahan pada file tersebut, selanjutnya kita membuat beberapa directory dan mengelompokkan nya ke dalam group,
# mkdir /squidcache/squid
# mkdir /squidcache/coredump/
# mkdir /squidcache/coredump/cache
# mkdir /var/log/squid
# touch /usr/local/etc/squid/blacklist.txt
# touch /var/run/squid.pid
# echo '.123.com' >> /usr/local/etc/squid/blacklist.txt
# chown -R squid:squid /usr/local/etc/squid/blacklist.txt
# chown -R squid:squid /var/log/squid
# chown -R squid:squid /var/run/squid.pid
# chown -R squid:squid /squidcache

squid -z #needed once to create the cache directories
reboot #to reboot the machine

Baiklah jika semuanya sudah running, kita seharusnya sudah bisa melakukan percobaan untuk akses melalui proxy servernya, untuk kebutuhan troubleshooting kita bisa melihat di file access.log, di tail aja yah biar lebih real.
# tail -f /var/log/squid/access.log
Sedangkan untuk mebuat aturan domain mana saja yang ingin kita block silahkan mengeditnya di file
# gedit /usr/local/squid/blacklist.txt
yang perlu di ingat sedudah setiap kita mengedit file config atau file blacklist kita harus me reconfigure nya kembali
# tail -f /var/log/squid/access.log

*note : untuk menghindari dumping atau heavy load seperti di bawah ini
Aug 25 10:14:02 hugin kernel: pid 672 (squid), uid 100: exited on signal 6 (core dumped)
Aug 25 10:14:02 hugin squid[438]: Squid Parent: child process 672 exited due to signal 6
tambahkan beberapa script line berikut pada file /boot/loader.conf
kern.ipc.msgmnb=8192
kern.ipc.msgmni=40
kern.ipc.msgseg=512
kern.ipc.msgssz=64
kern.ipc.msgtql=2048
Setelah menambahkannya, silahkan mereboot servernya. sampai disini kita telah selesai menginstall Squid Proxy Server di OS FreeBSD. :D

Server mail di FreeBSD

Mail Server dengan Postfix+Courier-IMAP+Squrrelmail

Dalam membuat Mailserver di Freebsd, kita menggunakan aplikasi Squirrelmail. Untuk menginstal Sqiurrelmail kita memerlukan aplikasi-aplikasi lainnya yaitu:
  • Apache HTTP Server 2.2.8
  • PHP 5.2.5
  • Postfix SMTP Server
  • Courier-IMAP Server
Sebelum menginstall semua program, pastikan beberapa hal berikut :
  • Kita telah menginstall freeBSD dengan baik dan telah menginstal semua port-portnya, pada contoh kita telah menginstal freeBSD versi 8.2 release i386
  • Kita telah terhubung dengan suatu jaringan, pada contoh, kita akan terhubung dengan jaringan arc.itb.ac.id dengan IP server 167.205.3.1
  • Kita telah mengkonfigurasi IP kita, pada contoh, IP yang dipakai adalah 167.205.3.67
  • Kita memiliki domain yang telah terdaftar pada IP yang kita pakai, pada contoh domain yang dipakai adalah batman.arc.itb.ac.id
Install Postfix
Untuk memulai instalasi jalankan perintah berikut :
1cd /usr/ports/mail/postfix
2make config
3make install clean
Menu option untuk Postfix akan muncul. Pilihlah feature yang ingin diinstal, kemudian OK dan enter
Selama proses installasi anda akan diminta untuk menambah user postfix ke group mail. Enter Y untuk melanjutkan instalasi.
Ketika anda ditanya apakah ingin mengaktifkan Postfix pada /etc/mail/mailer.conf, enter Y. Postfix-specific mailer.conf akan dibuat pada /etc/mail
Konfigurasi Postfix
Edit file main.cf pada /usr/local/etc/postfix. Pertama, bukan main.cf dengan Easy Editor :

1ee /usr/local/etc/postfix/main.cf
Scroll kebawah dan hilangkan komentar yang kedua dari tiga mydestination statements (~162) dengan menghilangkan tanda pagar. Sehingga menjadi :
1mydestination = $myhostname, localhost.$mydomain, localhost, $mydomain
Scroll kebawah dan hilangkan komentar home_mailbox declaration (~415) untuk mengaktifkan mail delivery ke Maildir. Baris tersebut akan terlihat seperti ini :
1home_mailbox = Maildir/
Untuk meneruskan email yang dialamatkan ke root user, anda perlu mengedit file bernama aliases yang berada di direktori
/etc/mail . Buka file ini dengan Easy Editor :
1ee /etc/mail/aliases
Scroll kebawah (~19), hilangkan komentar pada baris ini, dan masukkan email adress dari system administrator. Akun email root akan diteruskan ke email adress ini. Baris tersebut akan muncul seperti berikut, dengan mengganti username@example.com dengan email adress yang benar.
1root: lukman@batman.arc.itb.ac.id
Save, Exit.
Untuk mengupdate aliases.db, masukkan command berikut :
1newaliases
Testing Postfix
Buka rc.conf :
1ee /etc/rc.conf
dan tambahkan baris berikut untuk menjalankan Postfix secara otomatis saat booting :
1postfix_enable=”YES”
2sendmail_enable=”NO”
3sendmail_submit_enable=”NO”
4sendmail_outbound_enable=”NO”
5sendmail_msp_queue_enable=”NO”
Save,exit.
Buat dan buka file /etc/periodic.conf :
1ee /etc/periodic.conf
dan tambahkan baris berikut ke file kosong :
1daily_clean_hoststat_enable=”NO”
2daily_status_mail_rejects_enable=”NO”
3daily_status_include_submit_mailq=”NO”
4daily_submit_queuerun=”NO”
Save,exit.
Enter dan masukan command berikut untuk menghentikan Sendmail dan memulai Postfix untuk testing:
1killall sendmail
2/usr/local/etc/rc.d/postfix start
Install Courier-Authlib
Jalankan command berikut untuk memulai installasi :
1cd /usr/ports/security/courier-authlib
2make configmake install clean
Kemudian akan muncul menu option, biarkan default, Ok kemudian enter.
Proses Installasi akan berlangsung
Konfigurasi
Buka authdaemonrc:
1ee /usr/local/etc/authlib/authdaemonrc
Hilangkan nama dari semua authentication modules pada authmodulelist declaration (~27) kecuali untuk authpam. Authmodulelist akan terlihat seperi ini
1authmodulelist=”authpam”
Save,Exit
Testing
Buka rc.conf:
1ee /etc/rc.conf
Tambahkan baris berikut :
1courier_authdaemond_enable=”YES”
Save, Exit.
Jika penginstalan courier-authdaemond berhasil maka kamu akan melihat tulisan seperti layar diatas. Tentu saja pid (process ID ) akan berbeda pada setiap komputer. Setelah selesai menjalankan test courier-authdaemond kita akan menginstal courier-imap.
Install Courier-Imap
Courier-imap adalah program server IMAP (Internet Message Access Protocol) open-source yang berfungsi dengan bergabung dengan MTA (Mail Transfer Agent) semacam Postfix.
Untuk menginstal courier-imap, terlebih dahulu kita masuk ke dalam port penginstalan lalu jalankan config lalu jalankan install
1cd /usr/ports/mail/courier-imap
2make config
3make install clean
Pengaturan config tidak kita atur, jadi biarkan saja apa adanya. Tekan tab lalu enter untuk memilih OK
Maka Proses penginstalan akan berjalan seperti gambar di bawah
Konfigurasi Courier-Imap bagian Imapd
Setelah proses penginstalan selesai maka kita akan menyeting courier-imap. Untuk menyetingnya ketikkan perintah :
1ee /etc/rc.conf
Lalu tambahkan line berikut pada file tersebut
1courier_imap_imapd_enable=”YES”
Perintah tersebut berfungsi untuk menjalankan courier-imap dengan koneksi imap secara otomatis ketika kita menyalakan server, selain itu kita juga perlu menyeting courier imap dengan koneksi pop3 (akan dijelaskan setelah ini). Selesai menambahkan tekan Esc lalu save.
Karena program courier-imap belum terjalankan, kita perlu menjalankannya dengan mengetik perintah :
1/usr/local/etc/rc.d/courier-imap-imapd start
Konfigurasi Courier-Imap bagian POP3
Berikutnya kita akan menyeting courier-imap dengan koneksi pop3, caranya adalah menambakan line
courier_imap_pop3d_enable=”YES”
Di dalam file ; “/etc/rc.conf”
1ee /etc/rc.conf
2courier_imap_pop3d_enable=”YES”
Setelah itu, sama dengan imap, untuk menjalankan pop3 ketikkan perintah :
1/usr/local/etc/rc.d/courier-imap-pop3d.sh start
Menginstal SquirrelMail
Setelah menginstal hal-hal yang diperlukan, maka untuk program terakhir kita akan menginstal program squirrelmail. Ports squirrelmail dapat ditemukan di :
1cd /usr/ports/mail/squirrelmail
2make config
3make install clean
Karena tidak ada yang perlu di konfigurasi maka FreeBSD akan langsung menjalankan proses instalasi.
Proses penginstalan akan berhenti di tengah jalan, mengunggu kita untuk memasukkan konfigurasi php5. Biarkan layar options apa adanya, tekan ok untuk melanjutkan proses instalasi.
Proses instalasi akan kembali berhenti ditengah jalan untuk memastikan apakh kita menggunakan apache versi 2.0.X. karena dalam contoh ini kita menggunakan apache dengan versi yang lebih baru, maka tinggalkan layar options dan pilih ok untuk melanjutkan proses instalasi.
Konfigurasi SquirrelMail
Setelah proses instalasi selesai, kita akan mengkonfigurasi squirelmail, pertama meningkatkan kapasitas file yang bisa diupload menjadi 8 Mb dengan cara membuka file php ini di /usr/local/etc/php.ini dengan easy editor. ketik perintah ;
1ee /usr/local/etc/php.ini

1Kemudian untuk mengubahnya, pergi ke line 612 dimana ada tulisan upload_max_filesize, ubahlah angka 2M menjadi 8M.
2
3Setelah selesai mengubahnya, ketik Esc lalu save.
4
5Kemudian proses konfigiurasi berikutnya pergi ke direktori ‘/usr/local/www/squirrelmail’ lalu ketikkan perintah:

1./configure
Maka akan keluar layar seperti di bawah,
Meski terlihat sulit, sebenarnya layar konfigurasi seperti ini mudah untuk dijalankan, sebenarnya yang perlu dilakukan hanyalah memilih perintah dengan cara mengetiknya lalu tekan enter. Gunakan waktu beberapa menit untuk memahami cara mengkonfigurasi layar ini. Setelah familiar dengan cara konfigurasinya, ubahlah lokasi domain ( no 1 ) example.com menjadi lokasi domain kita. Dalam hal ini ‘bach.arc. itb ac.id’. kemudian, di layar IMAP setting ( no A )ubahlah server software ( no 8 ) menjadi courier. Setelah selesai, tekan Q untuk quit. Jangan lupa save.
Setelah itu untuk konfigurasi ke dua, buatlah file squirrelmail.conf di direktori ‘/usr/local/etc/apache22/ Includes/squirrelmail.conf’ dengan easy editor. Perintahnya :
1ee /usr/local/etc/apache22/Includes/squirrelmail.conf
Kemudian, tambahkan tulisan sehingga terlihat seperti gambar di bawah:
1Alias /mail /usr/local/www/squirrelmail
2
3        Options None
4        AllowOverride None
5        Order allow,deny
6        Allow from all
Sebenarnya, kita bisa mengganti nama alias kita yaitu squirrelmail menjadi nama lain seperti mailserver atau yang nama lain seperti terlihat di bawah. Setelah selesai, tekan Esc lalu jangan lupa save Untuk membiarkan squirrelmail berkerja, kita perlu merestart apache22 dengan perintah :
1/usr/local/etc/rc.d/apache22 restart
Dengan demikian, selesailah proses penginstalan mailserver di FreeBSD.
Testing SquirrelMail
Untuk mengecek apakah mailserver yang kita buat berhasil, maka bukalah squirrelmail kita yang ada di domain yang telah kita pakai dengan menggunakan browser windows seperti IE atau Mozilla Firefox. Tentu saja dengan menggunakan IP yang berbeda. Dalam contoh ini, kita menggunakan domain bach.arc.itb.ac.id sehingga lokasi squirrelmail kita dapat dilihat dengan mengetikkan alamat http://batman.arc.itb.ac.id/mail di browser.

Web server Di FreeBSD 7.1

Install Web Server di FreeBSD 7.1


Kali kita akan membahas mengenai cara melakukan instalasi web server pada distro linux FreeBSD sebagai web server.
Adapun keperluan dan kebutuhan yang diperlukan tidaklah terlalu rumit dan njelimet, mungkin tak ada salahnya kita coba, siapa tahu bisa bermanfaat nantinya.
Berani mencoba yang satu ini ???

Minimum Requirement :
  1. PC yang sudah diinstall FreeBSD
  2. Terhubung dengan internet.
  3. Mempunyai Hak Akses Root FreeBSD.
  4. Koleksi port FreeBSD yang sudah diupdate.
Langkah-langkah :
1. Login sebagai root pada freeBSD
2. Install CVsup
Koleksi port yang sudah dinstall pada saat instalasi FreeBSD harus kita upgrade ke versi yang terbaru supaya tingkat keamanannya lebih baik, untuk upgrade tersebut FreeBSD :
noc# cd /usr/ports/net/cvsup-without-gui
noc# make
noc# make install
noc# make clean
salin /usr/share/examples/cvsup/ports-supfile ke direktori /root :
noc# cp /usr/share/examples/cvsup/ports-supfile /root/ports-supfile
Edit /root/ports-supfile :
noc# ee /root/ports-supfile
berikut isi ports-supfile yang saya gunakan:
#————————————————–
*default host=cvsup.freebsd.or.id
*default base=/var/db
*default prefix=/usr
*default release=cvs tag=.
*default delete use-rel-suffix
*default tag=compress
*ports-all
#————————————————–

Disini saya menggunakan mirror CVsup FreeBSD indonesia cvsup.freebsd.or.idg supaya download file-file untuk upgrade koleksi ports lebih cepat dan hemat bandwidth internasional.  Jika telah selesai tekan ESC kemudian pilih menu leave editor tekan enter, pilih save changes dan enter lagi untuk keluar dari editor. Sebelum kita menjalankan CVsup mesin FreeBSD harus di restart terlebih dahulu :
noc# reboot
Setelah selesai restart, menjalankan proses upgrade koleksi port sebagai berikut:
noc# cvsup -g -L 2 /root/ports-supfile
Perintah tersebut akan mengupgrade keseluruhan port yang ada di mesin FreeBSD kita, proses upgrade akan memakan waktu sekitar satu jam bahkan lebih, tergantung kecepatan koneksi internet yang kita gunakan.
3. Install Perl
noc# cd /usr/ports/lang/perl5.8
noc# make
noc# make test
noc# make install
noc# make clean
noc# cd ~
noc# rehash
noc# use.perl port
Tiga perintah terakhir di atas untuk memberitahukan mesin FreeBSD kita supaya menggunakan perl yang baru saja kita install dari port. Jika menginginkan menggunakan perl bawaan FreeBSDnya silahkan ketik : use.perl system .
4. Install Database MySQL
noc# cd /usr/ports/databases/mysql51-server
noc# make
noc# make install
noc# make clean
Sebelum menjalankan MySQL untuk yang pertama kali, kita jalankan dulu :
noc#/usr/local/bin/mysql_install_db
noc#chown -R mysql:mysql /var/db/mysql
Jalankan MySQL dengan perintah:
noc# /usr/local/bin/mysqld_safe &
Jika sudah selesai silahkan edit /etc/make.conf :
noc# ee /etc/make.conf
Tambahkan dua baris berikut:
WITH_BDB_VER=51
WITH_MYSQL_VER=51
“Pastikan dua baris ini sesuai dengan versi MySQL kita”
Tekan enter untuk keluar dari editor dan pastikan pilih save changes.
5. Install Apache13 + ModSSL
noc# cd /usr/ports/www/apache13-modssl
noc# make
noc# make certificate
Pada langkah ini kita akan diminta untuk mengisi atau menjawab hal-hal yang dibutuhkan, silahkan pilih [R]SA server key untuk performa yang bagus, ubah data yang desesuaikan dengan data kita, ketika ditanya want to encrypt this key ? pilih [N]o, kemudian ikuti langkah berikut:
noc# make install
noc# make clean
6. Install PHP
noc# cd /usr/ports/lang/php5
noc# make
noc# make install
noc# make clean
<7. Install PHP Extensions
noc# cd /usr/ports/lang/php5-extensions
noc# make
Pada tahap ini kita diminta untuk memilih extensi PHP yang sekiranya kita butuhkan silahkan di pilih/centang, proses compile akan memakan waktu cukup lama, tergantung extensi yang kita pilih tadi dan tergantung kecepatan internet yang kita gunakan. Setelah beres prosesnya:
noc# make install
noc# make clean
Untuk memastikan web server yang baru saja kita install bisa menangani PHP Tambahkan baris berikut:
#————————————————–
AddType application/x-httpd-php .php
#————————————————–

Supaya Apache dan MySQL jalan otomatis ketika mesin FreeBSD dinyalakan, edit /etc/rc.conf:
noc# ee /etc/rc.conf
tambahkan baris berikut:
mysql_enable=”YES”
apache_enable=”YES”
tekan Esc untuk keluar dari editor dan pilih save changes, setelah itu restart FreeBSD kita;
noc# reboot
Jangan lupa untuk menambahkan password untuk root MySQL:
noc# mysqladmin -u root password isikan password di sini

Install FreeBSD


Install FreeBSD

FreebsdBerikut ini Saya akan menjelaskan bagaimana cara instalasi OS FreeBSD (OpenBSD) versi 9.0 mengunakan media virtual macine. Apakah ada yang tahu OS FreeBSD itu ?
FreeBSD adalah suatu sistem operasi yang bekerja layaknya UNIX tetapi bukan turunan dari UNIX. Clone dari FreeBSD yang diketahui sejak 2001 antara lain DragonFly, OpenBSD, NetBSD, dan Mac OSX.Operating system ini dijuluki FreebSD karena software ini gratis untuk digunakan oleh siapapun termasuk untuk kepentingan komersial, source code yang tersedia dengan gratis, siapapun dapat meningkatkan performa FreeBSD ini atau menemukan bug untuk mensubmit source codenya, kata “free” dapat diartikan sebagai gratis, atau dapat digunakan sesuai keinginan user.
1. Menu di bawah adalah tampilan awal pada menu instalasi FreeBSD, press enter untuk meneruskan.
110 Cara Mudah Install FreeBSD
2. Proses di bawah adalah proses booting yang sedang dimulai
25 Cara Mudah Install FreeBSD
3. Tekan [I] untuk meng-install , [S] untuk shell , [L] untuk live CD , kita plilih yg install
35 Cara Mudah Install FreeBSD
4. Tekan yes untuk memilih jenis keyboard.
45 Cara Mudah Install FreeBSD
5.Pilih united kingdom codepage 850 [untuk keyboard type orang Indonesia].
54 Cara Mudah Install FreeBSD
6. Isikan hostname Anda, tekan enter.
65 Cara Mudah Install FreeBSD
7. Pilih menu yang akan ikut Anda install/penting, tekan space untuk menandai.
74 Cara Mudah Install FreeBSD
8. Pada saat menu partition pilih guide = untu pemula , manual = bagi yg udah tau seluk beluk FreeBSD saja dan yg shell = (belum pernah mencoba).
83 Cara Mudah Install FreeBSD
9. Pilih Entire Disk, tekan enter untuk melanjutkan
92 Cara Mudah Install FreeBSD
10. Ini adalah partition yang otomatis di atur oleh FreeBSD sendiri , jika anda kurang puas bisa di di atur ulang untuk menambah/mengurangi partisi di atas . NEXT.
102 Cara Mudah Install FreeBSD
11. Pilih commit untuk melanjutkan (sudah setuju dengan partisi di atas yang telah Anda setting).
113 Cara Mudah Install FreeBSD
12. Tunggu proses hingga selesai
123 Cara Mudah Install FreeBSD
13. Isikan password untuk root
132 Cara Mudah Install FreeBSD
14. Tekan enter
142 Cara Mudah Install FreeBSD
15. Untuk menyetting IP versi 4 anda dapat memilih yes, no untuk sebaliknya
151 Cara Mudah Install FreeBSD
16. Pilih yes untuk interface nya .
161 Cara Mudah Install FreeBSD
17. Karna saya tidak mengerti bagaimana IP versi 6, jadi saya pilih no
171 Cara Mudah Install FreeBSD
18. Pilih zona waktu berdasarkan wilayah
181 Cara Mudah Install FreeBSD
19. Pilih Indonesia
191 Cara Mudah Install FreeBSD
20. Pilih Java & Sumatra untuk zona waktu bagian barat indonesia
20 Cara Mudah Install FreeBSD
21. Pilih yes
211 Cara Mudah Install FreeBSD
22. Pilih yes untuk melanjutkan proses instalasi
221 Cara Mudah Install FreeBSD
23. Pilih yes untuk menambah user pilih no untuk sebaliknya
231 Cara Mudah Install FreeBSD
24. Ketikkan username Anda
241 Cara Mudah Install FreeBSD
25. Isikan fullname Anda
251 Cara Mudah Install FreeBSD
26. Pada kolom login group ketikkan username Anda
27 Cara Mudah Install FreeBSD
27. Ketikkan Username Anda lagi, lalu tekan enter
28 Cara Mudah Install FreeBSD
28. Jika Anda ingin menambah user lagi Anda pilih adduser, pilih exit untuk menerapkan konfigurasi dan keluar dari instalasi
29 Cara Mudah Install FreeBSD
29. Pilih reboot untuk merestart PC yang telah terpasang FreeBSD
30 Cara Mudah Install FreeBSD

Penutup

Bagaimana? Mudah bukan? Sekian dari saya mohon maaf apabila mungkin SCREEN SHOOT nya  kurang lengkap , tapi saya tau Anda juga memaklumi karna saya masih pelajar. Sekian artikel saya, Selamat mencoba!
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Tekajehiji Katapang - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger